Tips Membuat Logo Perusahaan Yang Profesional

Kali ini pembahasannya mengenai tips membuat logo untuk perusahaan yang profesional. Logo memang sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan dan digunakan sebagai gambaran dari perusahaan itu sendiri. Logo mewakili berbagai arti bagi sebuah perusahaan, dari aspek warna, bentuk dan lainnya.

Untuk membuat sebuah logo saja diperlukan waktu yang cukup panjang. Logo yang dibuat sebenarnya bukan hanya satu saja, karena membuat logo itu tidak bisa langsung jadi dalam sekejap dan langsung digunakan.

Konsep

Pemikiran yang matang akan konsep yang akan disatukan menjadi sebuah logo, memerlukan dasar pemikiran yang baik dari berbagai segi perusahaan. Bisa saja mulai dari produk yang dijual, tujuan perusahaan didirikan, kelebihan perusahaan serta bidang apa perusahaan tersebut.

Nah dari sinilah dimulainya membuat logo perusahaan yang profesional, yaitu konsep. Inilah yang harus Anda pikirkan diawal pembuat logo itu sendiri. Konsep kemudian berlanjut dengan Anda membuat berbagai sketsa logo yang sesuai dengan konsep awal.

Sketsa Logo

Buatlah 5-10 sketsa logo perusahaan agar Anda kemudian dapat memilih logo yang terbaik. Sketsa dapat dimulai dari sebuah kertas saja. Kemudian di aplikasikan ke software desain. Lanjut dengan pemilihan warna. Dalam pembuat desain logo perusahaan, Anda sebaiknya memakai 1-2 warna saja.

Warna Logo

Hal ini didasarkan dari kesederhanaan suatu logo. Karena semakin rumit suatu logo, serta penggunaan warna yang banyak membuat seseorang yang melihatnya tidak mudah untuk diingat dan dipahami. Pilihlah warna – warna terang pada logo seperti merah, kuning, hijau, biru dan lainnya.

Pastikan Anda juga telah memahami dasar psikologi warna, karena hal ini penting untuk perkembangan dan penggunaan logo kedepan apakah sesuai dengan gambaran perusahaan atau tidak. Warna juga akan membantu logo dapat dengan mudah dipahami dan dimengerti.

Namun kedepannya logo tersebut akan dipergunakan untuk berbagai hal, seperti untuk acara atau sesuatu hal. Maka dari itu warna hitam dan putih pada logo yang Anda buat apakah tetap terlihat baik? Jika ia maka poin ini telah selesai.

Ukuran Logo

Selanjutnya dalam membuat logo Anda harus memikirkan bentuk dan ukurannya. Sebaiknya logo memiliki bentuk yang enak dipandang dan mudah diketahui walaupun dalam ukuran kecil sekalipun. Logo dengan bentuk terlalu lebar atau terlalu tinggi pastinya akan susah diaplikasikan kedepannya.

Sebaiknya logo yang Anda buat memiliki bentuk yang mudah diaplikasikan ke berbagai platform. Hal ini akan membantu perusahaan melakukan pemasaran produk atau brand dengan mudah tanpa harus merubah tatanan logo lagi.

Jenis Logo

Bentuk desain logo juga ada berbagai macam dan bisa Anda lihat di Google. Disana Anda dapat melihat berbagai bentuk dan jenis desain yang dapat menjadi referensi Anda untuk melakukan desain logo. Ada bentuk 3D sampai flat tanpa shadow.

Ada pun logo yang mengandalkan tulisan. Dimana tulisan ini yang akan menjadi logo perusahaan contohnya seperti Facebook yang mengandalkan huruf F sebagai logonya. Hal ini boleh – boleh saja dilakukan, namun Anda tetap harus memikirkan jenis huruf apa yang cocok untuk digunakan.

Sebenarnya Anda juga dapat membuat jenis huruf sendiri atau mengubah jenis huruf yang sudah ada pada komputer. Huruf atau Typografi adalah pembelajaran atau seni dalam membentuk tulisan. Dengan dasar Typografi sebenarnya Anda sudah bisa membuat logo dengan tulisan yang indah.

Keseimbangan Logo

Selanjutnya adalah mengenai keseimbangan dalam membuat desain logo. Keseimbangan itu sangat penting agar logo yang dibuat terlihat simetris, bentuk yang sama dikedua sisi, perbandingan tinggi dan lebar yang sama atau hal lainnya yang membuat logo menjadi terlihat seimbang.

Itulah berbagai tips mudah membuat logo perusahaan yang profesional. Setiap logo yang Anda buat pastikan untuk meminta saran kepada anggota di perusahaan agar masukan yang diterima dapat menjadi acuan untuk Anda dapat membuat logo perusahaan yang baik dan profesional.

Memahami Alat Pemadam Dari Jenis Api Dan Cara Merawat Alat Pemadam

Apa jenis pemadam api apa yang harus disimpan di rumah? Kebakaran dikelompokkan ke dalam kelas berdasarkan bahan atau zat yang ada dan apar yang berbeda diperlukan untuk setiap kelas api.

Pusat Kesehatan dan Keselamatan Kerja Kanada Ini memberitahukan bahwa ada lima kelas api kebakaran sebagai berikut:

Kelas A: Api yang melibatkan bahan bakar biasa seperti kertas, kayu, kain, karet, atau plastik.

Kelas B: Api yang melibatkan cairan, gas, minyak, cat, atau pernis yang mudah terbakar atau mudah terbakar.

Kelas C: Kebakaran yang melibatkan peralatan listrik berenergi (hidup) seperti motor, peralatan, atau perkakas listrik.

Kelas D: Kebakaran yang melibatkan bahan mudah terbakar seperti magnesium, titanium, natrium, dan kalium.

Kelas K: Kebakaran yang melibatkan minyak goreng yang mudah terbakar, atau lemak pada peralatan memasak.

(Catatan: Alat pemadam kebakaran Kelas K membutuhkan pelatihan khusus dan mungkin tidak boleh digunakan di rumah.)

Untuk penggunaan di rumah direkomendasikan alat pemadam api kimia kering serba guna berlabel ABC Powder, yang baik untuk memadamkan sebagian besar kebakaran yang termasuk dalam kelas A, B, dan C.

ABC Powder memang paling banyak direkomendasikan untuk digunakan diberbagai tempat lainnya seperti dalam mall, gedung kantor, pabrik, pom bensin dan lainnya.

Bagaimana Anda memelihara alat pemadam api?

Jika alat pemadam kebakaran Anda tidak digunakan tahun demi tahun, ternyata apar juga memiliki umur simpan dan membutuhkan servis berkala.

Alat pemadam api yang Anda miliki sebaiknya dilayani oleh seorang profesional pemadam api yang memenuhi syarat dan melakukan pengecekan besar setiap enam tahun, dan Anda harus mengganti apar yang baru setiap 12 tahun.

Mengapa hal tersebut harus dilakukan? Hal tersebut memang dilakukan untuk mencegah alat pemadam tidak mengalami kendala saat dibutuhkan nantinya.

Dimana kita tahu bahwa kebakaran bisa saja terjadi secara mendadak dan pasti saat itu Anda membutuhkan alat pemadam yang cukup untuk memadamkan api.

Bila tidak dilakukan service dan penggantian apar selama 12 tahun, kemungkinan terjadinya kegagalan penggunaan akan semakin tinggi. Alat pemadam yang berumur biasanya memiliki bentuk yang sudah tidak baik.

Mulai dari penyok, karatan, atau bahkan kerusakan lainnya pada katup dan tekanan alat pemadam itu sendiri.

Setiap bulan lakukan inspeksi tampilan terhadap alat pemadam kebakaran Anda:

Pastikan apar masih di lokasi yang mudah diakses. Periksa masing-masing alat pengukur tekanan untuk memastikan alat itu menahan muatannya. Pastikan tamper dan segel pengaman masih utuh dan cari kerusakan lain, termasuk turunnya tekanan, korosi atau kebocoran.

Segera setelah Anda mematahkan segel pada pemadam api Anda, bahkan jika Anda tidak mengosongkannya sepenuhnya, Anda harus menggantinya atau membawanya untuk diservis kembali.

Apakah asuransi rumah mencakup kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran?

Api dapat menyebabkan banyak kerusakan pada rumah Anda, bahkan jika itu hanya api kecil dan Anda memadamkannya dengan cepat.

Berita baiknya adalah kebanyakan asuransi rumah dan polis asuransi mencakup kerusakan yang disebabkan oleh kebakaran yang tidak disengaja dan asap yang menyertainya.

Untuk mengetahui dengan pasti bagaimana pertanggungan Anda akan merespons jika terjadi kebakaran, hubungi broker asuransi rumah berlisensi Anda atau tinjau dokumen kebijakan Anda.

Sekian penjelasan untuk memahami alat pemadam dari jenis api dan cara merawat alat pemadam itu sendiri. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua.