Yamaha Aerox 155 dan Honda Vario 150 Manakah yang Lebih Unggul

Info Blog Motor, Yamaha Aerox 155 dan Honda Vario 150 Manakah yang Lebih Unggul?  – Aspek rasional dalam memilih skutik harian nyatanya cukup sederhana. Fungsional, irit bahan bakar, ekonomis, dan beruntung jika ada fitur menarik. Desain keren serta performa tinggi hanyalah nilai plus yang didapat. Dalam kategori tadi, Yamaha Aerox 155 dan Honda Vario 150 sepertinya layak jika  dibandingkan secara langsung. Mengingat keduanya cukup laris di kalangan masyarakat Indonesia.

Namun sebetulnya, manakah yang lebih layak untuk digunakan sehari-hari? Anda bisa membandingkannya dengan mencari informasi detail di beberapa blog motor. Berikut ini ulasan singkattenatng perbandingan kedua motor tersebut!

Sebagian besar boleh jadi menganggap Aerox memiliki desain yang atraktif. Karena dalam ranah skutik, jarang sekali ada skutik yang seperti ini. Siluet sporty jelas terpampang di sekujur tubuh kerennya ini. Dari depan ke arah belakang ditarik garis tajam nan kekar, begitu pun buritan lancipnya. Ditambah lagi, penggunaan ban lebar yang membuatnya akan terlihat makin “lucu”. Memang revolusioner di kelasnya.

Tapi bukan berarti Aerox tanpa kekurangan. Akibat buntutnya yang lancip, jok penumpang sangat tidak nyaman untuk ukuran skutik. Aerox lebih enak untuk digunakan sendiri. Posisi lubang tangki di tulang tengah dek, juga dapat membatasi ruang penyimpanan. Ya, nyatanya, masyarakat Indonesia kerap menggantungkan barang atau bahkan mengangkut sesuatu yang pada akhirnya membutuhkan dek rata.

Namun secara keseluruhan, rupanya tetap menggugah para pecinta skutik. Artikulasinya lugas memberi kesan yang agresif. Lain cerita jika Anda memilih Vario 150. Anda akan mendapatkan desain yang Elegan, futuristis serta fungsional. Walau bodi diberi sudut-sudut yang tajam, tapi tidak seekstrem Aerox. Tampangnya lebih kalem dan juga anggun.

Walau begitu seperti dibahas di blog motor lainnya, Honda tetap berupaya membuat Vario terlihat menarik. Pilihan kelir cukup banyak, total terdapat enam opsi: Matte Blue, Matte Brown, Matte Black, Matte Red, Matte Silver serta Exclusive White berfinishing glossy. Tinggal pilih saja mana yang paling sesuai dengan karakter Anda.

Bagaimana dengan konsumsi bahan bakarnya? Belum ada uji langsung terhadap Aerox. Pun Yamaha tidak menyantumkan berapa perkiraan besaran klaim pabrikan. Honda memang lebih percaya diri dengan besutannya. Mereka menyantumkan angka klaim konsumsi bahan bakar motor sebesar 46,9 kpl. Metode yang dilakukan ialah ECE R40 Euro 3, dengan kondisi ISS yang menyala. Angka itu tergolong sangat efisien jika untuk digunakan harian.

Masuk ke bahasan paling penting, harganya. Dengan jelas tertera nominal Rp 27,810 juta untuk memboyong Aerox tipe S ini, yang bisa menyeimbangi fitur Vario. Selisih jauh dengan lawannya yang  dijual hanya Rp 23,621 juta. Bahkan, seri standar Aerox yang paling murah sekalipun, masih lebih mahal ketimbang Honda, harga Rp 24,1 juta.

Dalam perspektif paling rasional, Honda Vario 150 dapat menjadi pilihan tepat untuk harian. Lupakan sedikit kekurangan motor skutik tersebut. Apa yang ada masih sangat menunjang kebutuhan. Selain itu, ia pun lebih fungsional dan tepat guna daripada Aerox. Dan yang paling penting, harganya tergolong ekonomis.

Itulah ulasan mengenai Honda Vario 150 dan Yamah Aerox. Dapatkan tips motor lainnya di blog motor yang lengkap dan terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *